RSS Feed

review buku: filsafat ilmu pengetahuan by jujun S. Suryasumantri

 

Filsafat Ilmu:

Sebuah Pengantar Populer

Oleh Jujun S. Suriasumantri

 

            Sebuah buku pengetahuan untuk masyarakat awam dan akademika untuk memahami filsafat ilmu. Buku yang disajikan dengan sangat sederhana namun lengkap ini ditujukan lebih kepada awam sebagaimana harapan yang tertanam dalam buku ini.

Sebuah buku yang ditulis dengan harapan agar pembacanya mengetahui ciri dan asal muasal sebuah ilmu dan mengetahui apa yang diharapkan dari sosok ilmuwan yang dibanggakan. Penulis juga berharap dengan buku ini masyarakat awam dapat memahami bagaimana cara ilmuwan berpikir, sehingga masyarakat dapat mendukung kinerja ilmuwan. Agar masyarakat dapat mengenal alur berpikir dalam keilmuan dan menerapkannya secara praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis menjelaskan dasar-dasar pengetahuan terbentuk. Kemudian menjelaskan apa itu Ontologi, Epistimologi, dan aksiologi. Apa saja sarana berpikir ilmiah dan hubungan antara ilmu dengan budaya, ilmu dengan bahasa, dan juga penelitian-penelitian yang ilmiah. Semua dijelaskan dengan lengkap dengan bahasa yang sederhana namun tidak murahan. Cenderung agar mudah dimengerti.

Berikut pemetaan yang ada dalam buku tersebut.

 

Hubungan Ilmu dengan Nilai-nilai Hidup

Penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi membutuhkan dimensi etis sebagai pertimbangan dan mempunyai pengaruh terhadap proses perkembangan lebih lanjut ilmu dan teknologi. Tanggung jawab etis merupakan sesuatu yang menyangkut kegiatan keilmuan maupun penggunaan ilmu, yang berarti dalam pengembangannya harus memperhatikan kodrat dan martabat manusia, menjaga keseimbangan ekosistem, bersifat universal, bertanggungjawab pada kepentingan umum, dan kepentingan generasi mendatang.

Tanggung jawab ilmu menyangkut juga hal-hal yang akan dan telah diakibatkan ilmu dimasa lalu, sekarang maupun akibatnya di masa mendatang, berdasarkan keputusan bebas manusia dalam kegiatannya. Penemuan baru dalam ilmu terbukti ada yang dapat mengubah sesuatu aturan nilai-nilai hidup baik alam maupun manusia. Hal ini tentu menuntut tanggung jawab untuk selalu menjaga agar yang diwujudkan dalam perubahan tersebut akan merupakan perubahan yang terbaik bagi perkembangan ilmu itu sendiri maupun bagi perkembangan eksistensi manusia secara utuh.

Tanggung jawab etis tidak hanya menyangkut upaya penerapan ilmu secara tepat dalam kehidupan manusia, melainkan harus menyadari apa yang seharusnya dilakukan atau tidak dilakukan untuk memperkokoh kedudukan serta martabat manusia seharusnya, baik dalam hubungannya sebagai pribadi, dalam hubungan dengan lingkungannya maupun sebagai makhluk yang bertanggung jawab terhadap Khaliknya.

Jadi perkembangan ilmu akan mempengaruhi nili-nilai kehidupan manusia tergantung dari manusianya itu sendiri, karena ilmu dilakukan oleh manusia dan untuk kepentingan manusia dalam kebudayaannya. Kemajuan di bidang ilmu memerlukan kedewasaan manusia dalam arti yang sesungguhnya, karena tugas terpenting ilmu adalah menyediakan bantuan agar manusia dapat bersungguh-sungguh mencapai pengertian tentang martabat dirinya.

Mengapa Ilmu Tidak Dapat Terpisahkan dengan Nilai-nilai Hidup

Ilmu dapat berkembang dengan pesat menunjukkan adanya proses yang tidak terpisahkan dalam perkembangannya dengan nilai-nilai hidup. Walaupun ada anggapan bahwa ilmu harus bebas nilai, yaitu dalam setiap kegiatan ilmiah selalu didasarkan pada hakikat ilmu itu sendiri. Anggapan itu menyatakan bahwa ilmu menolak campur tangan faktor eksternal yang tidak secara hakiki menentukan ilmu itu sendiri, yaitu ilmu harus bebas dari pengandaian, pengaruh campur tangan politis, ideologi, agama dan budaya, perlunya kebebasan usaha ilmiah agar otonomi ilmu terjamin, dan pertimbangan etis menghambat kemajuan ilmu.

Pada kenyataannya, ilmu bebas nilai dan harus menjadi nilai yang relevan, dan dalam aktifitasnya terpengaruh oleh kepentingan tertentu. Nilai-nilai hidup harus diimplikasikan oleh bagian-bagian praktis ilmu jika praktiknya mengandung tujuan yang rasional. Dapat dipahami bahwa mengingat di satu pihak objektifitas merupakan ciri mutlak ilmu, sedang dilain pihak subjek yang mengembangkan ilmu dihadapkan pada nilai-nilai yang ikut menentukan pemilihan atas masalah dan kesimpulan yang dibuatnya

Setiap kegiatan teoritis ilmu yang melibatkan pola subjek-subjek selalu mengandung kepentingan tertentu. Kepentingan itu bekerja pada tiga bidang, yaitu pekerjaan yang merupakan kepentingan ilmu pengetahuan alam, bahasa yang merupakan kepentingan ilmu sejarah dan hermeneutika, dan otoritas yang merupakan kepentingan ilmu sosial.

Dengan bahasan diatas menjawab pertanyaan mengapa ilmu tidak dapat dipisahkan dengan nilai-nilai hidup. Ditegaskan pula bahwa dalam mempelajari ilmu seperti halnya filsafat, ada tiga pendekatan yang berkaitan dengan kaidah moral atau nilai-nilai hidup manusia, yaitu:

1. Pendekatan Ontologis

Ontologi adalah cabang filsafat yang membicarakan tentang yang ada. Dalam kaitan dengan ilmu, landasan ontologis mempertanyakan tentang objek yang ditelaah oleh ilmu. Secara ontologis ilmu membatasi lingkup penelaahan keilmuannya hanya pada daerah yang berada dalam jangkauan pengalaman manusia.

Dalam kaitannya dengan kaidah moral atau nilai-nilai hidup, maka dalam menetapkan objek penelaahan, kegiatan keilmuan tidak boleh melakukan upaya yang bersifat mengubah kodrat manusia, merendahkan martabat manusia, dan mencampuri permasalahan kehidupan.

2. Pendekatan Epistemologi

Epistemologis adalah cabang filsafat yang membahas tentang asal mula, sumber, metode, struktur dan validitas atau kebenaran pengetahuan. Dalam kaitannya dengan ilmu, landasan epistemologi mempertanyakan proses yang memungkikan dipelajarinya pengetahuan yang berupa ilmu.

Dalam kaitannya dengan moral atau nilai-nilai hidup manusia, dalam proses kegiatan keilmuan, setiap upaya ilmiah harus ditujukan untuk menemukan kebenaran, yang dilakukan dengan penuh kejujuran, tanpa mempunyai kepentingan langsung tertentu dan hak hidup yang berdasarkan kekuatan argumentasi secara individual. Jadi ilmu merupakan sikap hidup untuk mencintai kebenaran dan membenci kebohongan.

3. Pendekatan Aksiologi

Aksiologi adalah cabang filsafat yang mempelajari tentang nilai secara umum. Sebagai landasan ilmu, aksiologi mempertanyakan untuk apa pengetahuan yang berupa ilmu itu dipergunakan. Pada dasarnya ilmu harus digunakan dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan manusia. Dalam hal ini ilmu dapat dimanfaatkan sebagai sarana atau alat dalam meningkatkan taraf hidup manusia dengan memperhatikan kodrat manusia, martabat manusia, dan kelestarian atau keseimbangan alam. Untuk itu ilmu yang diperoleh dan disusun dipergunakan secara komunal dan universal. Komunal berarti ilmu merupakan pengetahuan yang menjadi milik bersama, setiap orang berhak memanfaatkan ilmu menurut kebutuhannya. Universal berarti bahwa ilmu tidak mempunyai konotasi ras, ideologi, atau agama.

About airishwisnu

Tinggi Badan : 185cm Berat Badan : 79kg Juara 1 News Anchor Games "Seminar Public Speaking UGM" - 20 Besar Finalis "Audisi Presenter Berita TV ONE untuk Kota Yogyakarta dan sekitarnya" - 30 Besar Finalis "Panadol Inspiring Singer 2010" untuk DIY Tinggi Badan : 185cm Berat Badan : 79kg Hobby : nyanyi, musik, menulis, masak CV: -finalis DUTA WISATA KABUPATEN CILACAP 2004 -Anggota Paskibra SMA N 1 Cilacap (SeleksiKabupaten 2004) - juara 3 nasyid se BARLINGMASCAKEB 2005 - Finalis Cilacap Singing Contest 2006 - Juara 3 Folklore bersama PSM UGM tahun 2010 - Juara Harapan 1 Perti bersama PSM UGM tahun 2010 - Juara 1 News Anchor Games "Seminar Public Speaking UGM" - 20 Besar Finalis "Audisi Presenter Berita TV ONE untuk Kota Yogyakarta dan sekitarnya" - 30 Besar Finalis "Panadol Inspiring Singer 2010" untuk Kota YOgyakarta dan sekitarnya -Lulus KKN PPM UGM 2010

7 responses »

  1. Pingback: 2010 in review « Airishwisnu's Blog :: A Rejuvenesence of Me

  2. om,ijin ambil tulisan mu y

    Reply
  3. om ijin ambil tulisan mu y

    Reply
  4. trims yah mas airishwisnu

    Reply
  5. KAKAK MINTA MATERI X KAK
    MAKASIHHHHHHHHHHH

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 613 other followers

%d bloggers like this: